| By Administrator,
on 29-01-2010 03:45
|
Views : 238 |
Favoured : 4 |
Published in : News, Latest |
Dirjen Badilag :
"Peran Pimpinan
Pengadilan Sangat Menentukan"
Medan l Badilag.net (27/1).
Peran pimpinan sangat menentukan dalam mewujudkan badan peradilan
Indonesia yang agung. Sebaik apapun sarana prasarana pengadilan dan
sebesar apapun anggarannya, badan peradilan yang agung, mandiri, modern
dan berwibawa tak akan mudah dicapai tanpa keteladanan dan perhatian
para pimpinannya.
Pembukaan Rakerda. Dari
kiri: Ahmad Zaini, Pansek PTA Medan; Wahyu Widiana, Dirjen Badilag;
Ahmad Syarhuddin, KPTA; Syahron Nasution, WKPTA.
Dirjen Badilag Mahkamah Agung, Wahyu Widiana, kembali menekankan hal itu
pada saat membuka acara Rapat Kerja Daerah PTA Medan dengan PA-PA
se-Sumatera Utara di Medan, Rabu malam tadi (27/1).
Dalam Rakerda yang dihadiri para hakim tinggi, Ketua, Wakil Ketua dan
Pan/sek itu, Wahyu Widiana meminta para pimpinan pengadilan agar selalu
melakukan koordinasi yang baik dalam merencanakan, melaksanakan dan
mengawasi kegiatan-kegiatan.
“Saya sangat prihatin jika mendengar adanya ketidakharmonisan di antara
Ketua, Wakil Ketua dan Pan/sek di suatu PA atau PTA,” katanya, sambil
menambahkan bahwa koordinasi yang baik di antara unsur pimpinan
merupakan kunci keberhasilan dari sebuah pengadilan.
Wahyu Widiana menambahkan bahwa pimpinan pengadilan saat ini tidak
zamannya lagi selalu dilayani. “Tiap pagi, pimpinan PA/PTA harus
menyempatkan diri barang 10-15 menit membuka situs badilag.net,
mahkamahagung.go.id dan situs terkait lainnya. Supaya tidak ketinggalan
informasi. Buka sendiri, tidak usah minta tolong staf,” tegasnya.
“Pimpinan PA/PTA tidak harus menjadi ahli IT, sebab IT bukanlah tugas
pokok. IT hanyalah alat bantu. Tapi pimpinan harus mengerti cara
mengoperasikannya. Bahkan lebih dari itu, pimpinan harus mampu memberi
motivasi seluruh hakim dan stafnya untuk akrab dengan IT. Supaya tidak
‘gaptek’. Kini, tidak ada yang membantah bahwa memahami IT sangatlah
bermanfaat,” ungkap Wahyu Widiana penuh semangat.
Misi Mahkamah Agung
Sejalan dengan Wahyu Widiana, KPTA Medan Ahmad Syarhuddin menjelaskan
untuk mewujudkan visi Mahkamah Agung diperlukan upaya pelaksanaan
Misinya sebaik-baiknya.
Ahmad Syarhuddin merinci misi Mahkamah Agung, yaitu (1) Menjaga
kemandirian badan peradilan, (2) Memberikan pelayanan hukum yang
berkeadilan kepada pencari keadilan, (3) Meningkatkan kualitas
kepemimpinan badan peradilan, dan (4) Meningkatkan kredibilitas &
transparansi badan peradilan.
Tema dan Sub Tema Rakerda ini diambil dari Visi dan Misi Mahkamah Agung.
Temanya: “Dengan Rakerda, kita Wujudkan Badan Peradilan yang Agung”.
Sedangkan Sub Temanya adalah “Kita jaga kemandirian peradilan dalam
memberikan pelayanan hukum yang berkeadilan” dan “Kita tingkatkan
kualitas kepemimpinan, kredibilitas serta transparansi badan peradilan”.
Sementara itu, Ahmad Zaini, Pansek PTA, sebagai penanggung jawab
Rakerda, melaporkan bahwa Rakerda ini diselenggarakan dalam rangka
mengevaluasi kegiatan tahun 2009 dan menyusun program kerja 2010.
Rakerda yang diselenggarakan di Hotel Asean International Medan ini akan
berlangsung sampai Jumat (29/1). (Adli Minfadli Robby).
Last update : 29-01-2010 03:47
|