| By administrator,
on 19-01-2010 05:06
|
Views : 193 |
Favoured : 3 |
Published in : News, Latest |
Badilag Jalin Kerja Sama dengan HISSI  Jakarta l badilag.net (15/1) Direktorat Jenderal Badan Peradilan Agama Mahkamah Agung (Badilag) menjalin kerjasama dengan Himpunan Ilmuwan dan Sarjana Syariah Indonesia (HISSI). Kerja sama itu diawali dengan penandatanganan Piagam Kerjasama, di Auditorium UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Jumat (15/1). Piagam Kerjasama itu ditandatangani Dirjen Badilag Wahyu Widiana dan Ketua Umum HISSI Prof. Dr. Amin Suma. Disebutkan di piagam itu, wilayah kerjasama ini meiliputi bidang sumber daya manusia, pengembangan hukum Islam dan hukum ekonomi syariah.
“Kerja sama ini dimaksudkan sebagai salah satu upaya penyuksesan program kerja Badilag. Kami menilai HISSI dapat memberi kontribusi positif untuk Badilag,” kata Dirjen Badilag Wahyu Widiana. Di HISSI, Wahyu Widiana menjadi Anggota Dewan Pembina periode 2008-2012. "Saya berharap agar kawan-kawan peradilan agama di daerah juga bergabung dengan HISSI untuk meningkatkan wawasan dan keilmuan," ujarnya. Ditilik dari sejarah berdirinya, HISSI sebenarnya masih berusia muda. Organisasi ini didirikan dua tahun silam. Meski demikian, organisasi yang diketuai Prof. Dr. Amin Suma ini berkembang cukup pesat. HISSI telah memiliki 26 Majelis Pengurus Wilayah (di tingkat propinsi), dan 8 Majelis Pengurus Daerah (di tingkat kabupaten). “Pengurus dan anggota HISSI terdiri dari beragam kalangan, seperti dosen, hakim, notaris, bahkan ulama. Kerjasama dengan Badilag ini akan memperluas kiprah HISSI, khususnya di sektor peradilan agama,” kata Sekjen HISSI, Jainal Arifin. Muskernas Penandatangan Piagam Kerjasama dengan Badilag ini merupakan salah satu rangkaian acara Musyawarah Kerja Nasional (Muskernas) dan Milad HISSI ke-2. Sehari sebelumnya, HISSI juga membuat nota kesepahaman dengan Bank Muamalat. Muskernas HISSI berlangsung pada Kamis-Sabtu (14-16/1). Fokus utamanya, kata Jainal Arifin, adalah institutional building. “Karena organisasi ini masih muda, program kerjanya lebih ditekankan kepada penguatan organasisasi,” ujarnya. Muskernas kali ini juga diisi dengan seminar bertema “Menuju Titik Temu Hisab Rukyat Indonesia Bersatu”. Dirjen Badilag Wahyu Widiana menjadi nara sumber bersama dengan Prof. Thomas Jamaluddin (peneliti LAPAN), Prof. Amin Suma, dan Ir. Muji Raharto (dosen ITB). Last update : 06-04-2010 05:15
|