|
Dirjen
Badilag menghimbau agar anggaran itu dipergunakan untuk
kegiatan-kegiatan yang nyata hasilnya. Dia berpesan agar Pejabat
Pembuat Komitmen tidak begitu saja mencairkan anggaran untuk suatu
kegiatan. “Mohon dipakai lebih efektif dan kegiatan itu berdampak
positif,” tegasnya, di hadapan pejabat eselon II, III, dan IV.
Bersama-sama satuan kerja lain di bawah Mahkamah
Agung, Ditjen Badilag menerima DIPA tahun 2010 pada Kamis (7/1). Saat
itu, mewakili Dirjen Badilag, Sekretaris Ditjen Badilag Farid Ismail
menerima DIPA yang diserahkan Sekretaris MA, Rum Nessa. Sebelumnya,
Selasa (5/1), DIPA tahun 2010 diserahkan Presiden Soesilo Bambang
Yudhoyono kepada pimpinan MA yang diwakili oleh Wakil Ketua Bidang
Non-Yudisial, Ahmad Kamil.
Tahun
lalu, penyerapan anggaran Ditjen Badilag mencapai 96,7 %. Prosentase
yang tinggi itu menurut Dirjen Badilag berbanding lurus dengan kinerja.
Walaupun begitu, tahun ini diharapkan kinerja Ditjen Badilag semakin
meningkat.
Dibanding
tahun sebelumnya, tahun ini anggaran untuk Ditjen Badilag menurun.
“Meski anggaran kita menurun, terutama untuk belanja modal, tapi kita
patut bersyukur karena anggaran untuk kegiatan-kegiatan yang berkaitan
dengan pembinaan ternyata naik,” kata Dirjen Badilag.
Tahun
ini masih dicanangkan Ditjen Badilag sebagai tahun peningkatan kualitas
SDM peradilan agama, khususnya untuk tenaga teknis. Karena itu,
Direktorat Pembinaan Tenaga Teknis Peradilan Agama diberi mandat untuk
menyukseskan program unggulan itu.
Di
samping itu, Ditjen Badilag juga bertekad meningkatkan pengawasan.
Hasil pengawasan itu dipergunakan sebagai bahan pertimbangan untuk
pembinaan. “Tentunya ini perlu koordinasi yang baik,” tandas Wahyu
Widana.
Hal lain
yang ditekankan Dirjen Badilag adalah keterbukaan informasi kepada
publik yang diwujudkan dengan diperbolehkannya masyarakat mengakses
informasi mengenai kegiatan-kegiatan di satuan kerja Ditjen Badilag.
“Dulu informasi itu ditaruh di intranet, sekarang masyarakat bisa
membacanya di website badilag. Kita sudah sepakat, hasil
kegiatan-kegiatan itu boleh dibuka,” ungkapnya. (hermansyah)
|